Perbaikan Intensitas Nyeri Paska Dry Needling dan Aplikasi Taping Sindrom Piriformis Dengan Myofascial Trigger Points

Deby Wahyuning Hadi*, Fadil*
* Staf Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga – RSUD Dr. Soetomo

Abstract

Pendahuluan: Sindrom piriformis adalah kondisi klinis akibat entrapment saraf siatik pada level tuberositas iskium. Penatalaksanaan kasus ini bervariasi, dari perawatan konservatif hingga intervensi nyeri atau pembedahan. Dry needling dan aplikasi taping adalah metode yang dapat digunakan sebagai opsi untuk mengobati berbagai defisit muskuloskeletal dan neuromuskuler. Kasus: Terdapat dua kasus, seorang laki-laki 47 tahun dan wanita 54 tahun, datang dengan keluhan nyeri pada bokong yang memberat dengan posisi duduk lama. Nyeri dirasakan menjalar ke kedua tungkai. Diagnosis dievaluasi menggunakan 4 tes pemeriksaan fisik, yaitu tes Laseque, tes Flexion, Adduction, and Internal Rotation (FAIR), tes Freiberg, dan tes Beatty. Intensitas nyeri diukur dengan Numeric Rating Scale (NRS). Skala nyeri dievaluasi sebelum tindakan, 15 menit kemudian dan 1 minggu setelah tindakan. Keluaran yang didapat dari laporan kasus ini adalah perbaikan pada derajat nyeri pasien segera setelah tindakan dan bertahan hingga 1 minggu setelahnya. Hal ini menunjukkan bahwa dry needling dan aplikasi taping cukup efektif untuk memperbaiki nyeri. Modulasi nyeri melalui gate control theory adalah salah satu penjelasan dari perbaikan nyeri yang terjadi. Kesimpulan: Dry needling dan aplikasi taping memberikan hasil yang cukup menjanjikan pada kasus sindrom piriformis. Keluhan dan gejala klinis dari sindroma piriformis juga tidak didapatkan lagi pada evaluasi 1 minggu paska tindakan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan signifikansinya.

Kata Kunci: Aplikasi Taping, Dry Needling, Sindrom Piriformis

Daftar Pustaka

  1. Hashemirad F, Karimi N, Keshavarz R. The effect of Kinesio taping technique on trigger points of the piriformis muscle. J Bodyw Mov Ther. 2016;xx:1-8. doi: http://dx.doi.org/10.1016/j. jbmt.2016.02.002
  2. Siddiq MAB. Piriformis Syndrome and Wallet Neuritis: Are They the Same? Cureus. 2018 May 10;10(5):e2606.
  3. Chang A, Varacallo M. Piriformis Injection. StatPearls. StatPearls Publishing; Treasure Island (FL): Oct 19, 2019.
  4. Tunis MP. Piriformis syndrome. In: Pain. Springer, Switzerland. 2019. doi: https://doi.org/10.1007/978-3-319-99124-5_150
  5. Jamaly A, Mohsenifar H, Amiri A. The effects of dry needling in combination with physical therapy on improvement of pain and hip internal rotation range in patients with piriformis syndrome. J Clin Physiother Res. 2018; 3(3): 118-122. doi: https://doi.org/10.22037/ english.v3i3.21739.
  6. Kalichman L, Levin I, Bachar I, Vered E. Short-term effects of kinesio taping on trigger points in upper trapezius and gastrocnemius muscles. J Bodyw Mov Ther. Juli 2018; 22(3): 700-706. doi: 10.1016/j. jbmt.2017.11.005.
  7. Uttam M, Yadav H. Effectiveness of dry needling on release of myofascial trigger points in acute piriformis syndrome: A case report. Research and Reviews: Journal of Neuroscience. 2016; 6(3): 1-4.
  8. Magee, David J. Orthopedic physical assessment. Elsevier Health Sciences. 2014.
  9. Beatty, R.A., 1994. The piriformis muscle syndrome: a simple diagnostic maneuver. Neurosurgery. 1994; 34(3): 512-514 discussion 514.
  10. Kase K, Wallis J, Kase T. Association, Kinesio Taping, 2003. Clinical therapeutic applications of the kinesio taping methods, 2nd ed. Ken Ikai Co. Ltd, Tokyo, Japan; 2003.
  11. Cagnie B, Barbe T, De Ridder E, Van Oosterwijck J, Cools A, Daneels L. The influence of dry needling of the trapezius muscle on muscle blood flow and oxygenation. J Manipulative Physiol Ther. 2012; 35(9): 685-691. http://dx.doi.org/10.1016/j.jmpt.2012.10.005.
  12. Kneeshaw, David. Shoulder taping in the clinical setting. J Bodyw Mov Ther. 2002; 6(1): 2-8