Intractable Headache Akibat Fistula Karotis-Kavernosus Indirek Bilateral: Suatu Laporan Kasus

Rizky Hartono *, Achmad Firdaus Sani**
* Residen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD Dr.Soetomo Surabaya
** Staf Pengajar, Divisi Neurointervensi & Neuroimejing Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD Dr.Soetomo


Penulis Korespondensi: Achmad Firdaus Sani (achmad-f-s@fk.unair.ac.id

Abstrak

Pendahuluan: Nyeri kepala hemikrania dengan presentasi menyerupai nyeri kepala primer namun tidak membaik dengan medikamentosa (intractable headache), perlu dicurigai suatu nyeri kepala sekunder. Etiologi nyeri kepala sekunder, ditegakan dengan melakukan pemeriksaan penunjang diagnostik lebih lanjut. Adanya kelainan yang ditemukan, akan menuntun pada terapi definitif. Kami melaporkan seorang pasien dengan intractable headache dan ditemukan etiologi berupa fistula karotiskavernosus indirek dan membaik dengan tindakan embolisasi. Kasus: Laki-laki 29 tahun dengan nyeri kepala selama 2 bulan terakhir dan tidak membaik dengan medikamentosa. Nyeri kepala berdenyut pada sisi kiri menyerupai nyeri kepala primer dan makin lama makin memberat. Skala NRS 9-10. Keluhan disusul dengan pandangan mata dobel dan ptosis mata kiri. Dari MRI kepala sekuen TOF didapatkan gambaran hiperintensitas area sinus kavernosus. Dilakukan konfirmasi dengan serebral DSA didapatkan fistula indirek dari cabang arteri karotis eksterna dan intra bilateral menuju ke sinus kavernosus. Dilakukan embolisasi pada cabang arteri karotis eksterna kiri. Post embolisasi nyeri kepala menghilang tanpa obat-obatan. Kesimpulan: Adanya anomali vaskuler, pada kasus ini fistula karotis kavernosus, perlu dipertimbangkan pada kasus nyeri kepala intraktabel. Tindakan embolisasi merupakan terapi kuratif yang dapat menghilangkan keluhan nyeri kepala.
 
Kata kunci: Embolisasi, Fistula Karotis-Kavernosus Indirek, Intractable headache,

Daftar Pustaka

  1. Svenson, , Cowen, D., Rogers, A., 1997. Headache in the Emergency Department: Importance of History in Identifying Secondary Etiologies. Kentucky : Elsevier Science Inc
  2. Kupersmith, J., 1993. Neurovascular Neuroopthalmology. Berlin: Heidelberg : Springer-Verlag
  3. Evans R.W., Schiffman, S., 2005. Headache as the Only Symptom of Spontaneous Dural Carotid-Cavernous Fistula. American Headache Society : Blackwell Publishing
  4. Miller, R., 2012. Dural Carotid-Cavernous Fistulas: Epidemiology, Clinical Presentation, Management. Neurosurg Clin N Am 23 (2012) 179-192
  5. Ellis,J.A., 2012. Carotid-Cavernous Fistulas. Neurosurg Focus 32 (5):E9. New York.
  6. Ringer A.J, Salud L, Tomsick T.A., 2005. Carotid Cavernous Fistulas: Anatomy, Classification, and Treat Neurosurg Clin N Am 16 (2005) 279-295.
  7. Tjoumakaris, , Jabbour, P.M, 2009. Neuroendovascular Management of Carotid Cavernous Fistulae. Neurosurg Clin N Am (2009) 447-452
  8. Forde, , Duarte, R.A., Rosen, N., 2016. Managing Chronic Headache Disorders. Mrd Clin N Am 117-141. Elsevier Inc
  9. Eggenberger E., 2000. A Bruital Headache and Double Vision. Survey of Ophthalmology vol 45 (2) 147-153. Elsevier Science Inc.
  10. Zanaty, , et al. 2014. Endovascular Treatment of Carotid- Cavernous Fistulas. Neurosurg Clin N Am. Elsevier Inc